by

Demam Setelah Imunisasi Bayi ? Jangan Panik.. Baca Ini…

Imunisasi bayi adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi anak dari bermacam penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Setelah lahir, bayi akan menjalani beberapa kali imunisasi. Imunisasi dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tertentu. Setelah melakukan imunisasi, tak jarang bayi rewel karena harus disuntik di tubuhnya. Biasanya rewel bayi ini diikuti dengan demam, gatal, bengkak dan nyeri di tubuh. Rasa sakit setelah imunisasi pada bayi ini disebabkan oleh kulit bayi yang masih lembut dan sensitif. Namun, banyak orang tua yang enggan melakukan imunisasi karena efek yang ditimbulkan seperti badan bayi menjadi demam yang berakibat menjadi  rewel. Imunisasi ini biasanya diberikan pada bayi yang berusia dibawah 2 tahun. Jangan panik, jika bayi mengalami demam setelah imunisasi baik dapat ataupun campak, karena gejala ini sebenarnya wajar. Lakukan cara-cara ini untuk menurunkan suhu tubuhnya dan mengurangi rasa tidak nyaman si Bayi:

Imunisasi Bayi
  1. Pantau Suhu Tubuhnya

Untuk memberi pencegahan dini, berikan obat penurun demam beberapa saat setelah imunisasi. Selain mengurangi demam, memberikan parasetamol akan mengurangi rasa tidak nyaman pada bekas suntikan. Barengi dengan mengompres dengan air hangat jika demam sudah mencapai 38 °C. Hindari mengompres bayi menggunakan air dingin ya, bu, supaya perbedaan suhu tidak menimbulkan reaksi tertentu pada tubuhnya. Usahakan menggunakan kain yang tidak terlalu basah, supaya si kecil tetap merasa hangat.

  • Jaga Asupan Cairannya

Suhu badan tinggi akan mengurangi kadar cairan dalam tubuh, oleh sebab itu anda harus menjaga asupan minumnya ya, bu. Perbanyak berikan ASI untuk membantu meredakan demamnya, cara ini sangat disarankan untuk mengurangi demam pada bayi karena air susu ibu adalah sumber gizi terbaik untuk si kecil, mengandung molekul anti-inflamasi alami yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan, dan meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

  • Hindari Memberikan Selimut Tebal

“Saat anak demam, berikan selimut tebal supaya semua keringat cepat keluar, dan suhu badan cepat turun”. Pernah mendapat nasehat seperti ini, bu?

Anggapan seperti ini sebenarnya kurang tepat, sebab bayi yang sedang demam justru memerlukan ruang nyaman dan lega supaya demam lekas turun. Pilih pakaian yang tipis dan longgar, dibanding memakaikannya setelan tebal dan jaket.

  • Kompres Bekas Suntikannya

Biasanya, bayi rewel setelah imunisasi adalah karena pembengkakan pasca suntikan, yang akan hilang dalam dua hari. Rasa nyeri membuatnya merasa tidak nyaman, terlebih saat bagian ini tersentuh. Untuk mengurangi pembengkakan, rajin kompres menggunakan air hangat ya, bu.

  • Berikan Pijatan Lembut

Demam tentu membuat si kecil menjadi kurang nyaman dan rewel. Untuk mengurangi gejala ini, pijatan lembut yang dilakukan secara berulang bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah, dan membuat bayi merasa lebih tenang.

 Tidak perlu khawatir memberikan imunisasi untuk bayi, lakukan tepat waktu sesuai dengan jadwal. Nyeri pada tulang Jika bayi anda terus menangis lebih dari 3 jam sebaiknya, langsung bawa bayi anda ke dokter karena bisa jadi bayi anda mengalami nyeri pada tulang, namun biasanya kondisi ini jarang terjadi. Jika sudah 1 hari bahkan lebih bayi terus menangis dan tak kunjung membaik, supaya bayi mendapatkan perlindungan menyeluruh. Juga, konsultasikan dengan Puskemas atau Rumah Sakit mengenai pemberian imunisasi. Lindungi si kecil sejak dini dengan imunisasi teratur ya, bun. Dokter akan memberikan beberapa obat yang bisa meredakan sakit pada bayi.

Selamat mencoba

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed